Top

Rabu, Desember 12, 2012

"FILOSOFI MATEMATIKA"

Mengapa plus dikali plus hasilnya plus & juga kalau minus dikali plus atau sebaliknya plus dikali minus hasilnya minus? Anehnya pula, kenapa minus dikali minus hasilnya plus ?

Hikmahnya adalah:

» Mengatakan/menyatakan "Benar" terhadap hal2 yang "Benar" adalah suatu tindakan yang "Benar" atau bahasa matematikanya seperti ini "+ x + = +"

» Mengatakan/menyatakan "Benar" terhadap sesuatu yang "Salah" adalah suatu tindakan yang "Salah" atau dgn kata lain "+ x - = - "

» Mengatakan/menyatakan "Salah" terhadap sesuatu yang "Benar" adalah suatu tindakan yang "Salah" atau penulisan logika matematikanya seperti ini "- x + = - "

» Terakhir, mengatakan/menyatakan "Salah" terhadap sesuatu yang "Salah" adalah suatu tindakan yang "Benar"
atau "- x - = + "

Semua rumus matematika diatas merupakan. Ketetapan Allah & terangkum dalam kalimat:
"Qullil haqqo wa in kaana murron"
(Katakan yang sebenarnya walau itu pahit rasanya).
Read rest of entry

Senin, Desember 10, 2012

_ARITMATIKA SOSIAL_

A. ISTILAH-ISTILAH DALAM PERDAGANGAN 1. Harga Pembelian Harga pembelian adalah harga barang dari pabrik atau grosir atau tempat lainnya. Harga pembelian sering disebut modal. Dalam situasi tertentu, modal adalah harga pembelian ditambah dengan ongkos atau biaya lainnya. 2. Harga Penjualan Harga penjualan adalah harga barang yang ditetapkan oleh pedagang kepada pembeli. 3. Untung Untung adalah selisih antara harga penjualan dengan harga pembelian jika harga penjualan lebih tinggi dari harga pembelian. 4. Rugi Rugi adalah selisih antara harga penjualan dengan harga pembelian jika harga penjualan lebih rendah dari harga pembelian. B. HARGA PENJUALAN, HARGA PEMBELIAN, UNTUNG DAN RUGI 1. Menghitung Harga Penjualan Harga penjualan dapat ditentukan dengan cara berikut: a. Jika memperoleh untung, maka harga penjualan lebih tinggi dari harga pembelian sehingga: Harga penjualan = harga pembelian + untung b. Jika mengalami rugi, maka harga penjualan lebih rendah dari harga pembelian sehingga:Harga penjualan = Harga pembelian - rugi 2. Menghitung Harga Pembelian Harga pembelian atau modal dapat ditentukan dengan cara berikut. a.Jika memperoleh untung, berati harga pembelian lebih murah dari harga penjualan, sehingga: Harga pembelian = harga penjualan - untung b. Jika mengalami rugi, berati harga pembelian lebih mahal dari harga penjualan, sehingga Harga pembelian = harga penjualan + rugi 3. Persentasi Untung dan Rugi Persentase untung atau rugi umumnya dibandingkan terhadap harga pembelian atau modal, kecuali jika ada keterangan lain. Persentase Untung = Untung : harga pembelian x 100 % Persentase Rugi = Rugi : Harga pembelian x 100%
Read rest of entry

Senin, Desember 03, 2012

_FAKTA UNIK MATEMATIKA_

Mari kita saksikan sebuah keajaiban lain dari dunia matematika. matematika? beneran matematika, jangan illfeel dulu ya? kalau punya kalkulator atau pake alat hitung bisa digunain sembari baca artikel ini. Mari kita liat satu satu keajaiban Allah, tuhan YME, yang menciptakan perhitungan matematika se-wonderfull ini. FAKTA 1 : 1 x 8 + 1 = 9 12 x 8 + 2 = 98 123 x 8 + 3 = 987 1234 x 8 + 4 = 9876 12345 x 8 + 5 = 98765 123456 x 8 + 6 = 987654 1234567 x 8 + 7 = 9876543 12345678 x 8 + 8 = 98765432 123456789 x 8 + 9 = 987654321 FAKTA 2 : 1 x 9 + 2 = 11 12 x 9 + 3 = 111 123 x 9 + 4 = 1111 1234 x 9 + 5 = 11111 12345 x 9 + 6 = 111111 123456 x 9 + 7 = 1111111 1234567 x 9 + 8 = 11111111 12345678 x 9 + 9 = 111111111 123456789 x 9 +10= 1111111111 FAKTA 3 : 9 x 9 + 7 = 88 98 x 9 + 6 = 888 987 x 9 + 5 = 8888 9876 x 9 + 4 = 88888 98765 x 9 + 3 = 888888 987654 x 9 + 2 = 8888888 9876543 x 9 + 1 = 88888888 98765432 x 9 + 0 = 888888888 FAKTA 4 : 1 x 1 = 1 11 x 11 = 121 111 x 111 = 12321 1111 x 1111 = 1234321 11111 x 11111 = 123454321 111111 x 111111 = 12345654321 1111111 x 1111111 = 1234567654321 11111111 x 11111111 = 123456787654321 111111111 x 111111111 =12345678987654321 FAKTA 5 : 123456789 X 9 X 1 = 1111111101 123456789 X 9 X 2 = 2222222202 123456789 X 9 X 3 = 3333333303 dst.... SUBHANALLAH sekali....
Read rest of entry

Jumat, November 30, 2012

_ILmuwan Matematika_

1. Carl Friedrich Gauss
Friedrich Gauss merupakan salah satu ilmuwan hebat dunia, ia juga diakui sebagai ahli matematika terbesar sepanjang masa. Hal ini cukup beralasan, sebab ia memang jenius sejak kecil. Pada saat Gauss berusia tiga tahun, ia berhasil menemukan kesalahan yang dilakukan ayahnya waktu sang ayah melakukan kalkulasi di bidang keuangan. Gauss melakukan hal yang menakjubkan lagi saat ia berada di sekolah dasar. Pada waktu itu guru matematikanya meminta murid-murid menjumlahkan bilangan-bilangan dari 1 hingga 100. Ia melakukannya dengan harapan ia bisa beristirahat cukup lama sebelum melanjutkan pelajaran, namun ternyata Gauss berhasil menyelesaikan soal tersebut beberapa detik setelahnya. Gauss menyelesaikannya dengan cara yang unik: ia mengelompokkan bilangan dari 1 hingga 100 menjadi 1 dan 100, 2 dan 99, 3 dan 98, dan seterusnya hingga 50 dan 51. Jumlah setiap pasang bilangan adalah 101 dan ada 50 pasang bilangan, sehingga jumlah total bilangan adalah 50 x 101= 5050. Mantap. 2. Paul Wolfskehl
Ia bukan orang yang ahli matematika, melainkan orang industri dari Jerman. Lalu apa hubungannya dengan matematika? Cerita Paul Wolfskehl ini lebih mengherankan lagi: hidupnya diselamatkan oleh matematika. Entah karena masalah percintaan atau karena penyakit yang dideritanya, suatu hari ia berniat mengakhiri hidupnya. Paul bahkan sudah merencakan tanggal dan pukul berapa ia akan bunuh diri dan menyiapkan pistol untuk kemudian diarahkan ke kepalanya. Beberapa jam sebelum ingin menembak dirinya, ia mengunjungi perpustakaan pribadinya dan menemukan sebuah makalah tentang teorema yang sangat terkenal: Fermat’s Last Theorem. Ia mulai membaca, dan tidak membutuhkan waktu lama untuk ia tenggelam dalam kesibukannya. Bukannya memikirkan mengenai bunuh diri, ia sibuk berpikir bagaimana cara memecahkan persoalan yang ada pada makalah tersebut. Perjuangannya memecahkan soal memang akhirnya gagal, namun tepat setelah itu dia sadar bahwa waktu yang ia tentukan untuk menembak dirinya sudah lewat. Ia pun terkagum dengan keindahan yang dia alami dalam memecahkan persoalan dan membatalkan niatnya untuk bunuh diri. Sebagai “balas jasa”, ia menyelenggarakan hadiah 100.000 Marks bagi siapa yang dapat memecahkan permasalahan Fermat’s Last Theorem. Hadiah ini kemudian dikenal dengan nama hadiah Wolfskehl. 3. George Dantzig
Jika dua kisah pertama belum membuat anda heran, bisa dipastikan anda akan takjub dengan cerita mengenai seorang ahli statistika dan riset operasional ini. Waktu menempuh studi Doktoral, George Dantzig terlambat menghadiri suatu kuliah. Dua soal sudah dituliskan di papan tulis sewaktu ia memasuki ruangan. Ia pun menyalinnya dan mengerjakannya sebagai tugas kuliah. Beberapa saat kemudian ia sadar bahwa soal tersebut bukanlah soal yang mudah…namun karena merasa bahwa itu adalah tugas ia tetap mengerjakannya. Dua soal itupun akhirnya selesai, lalu George mengumpulkannya ke dosen pengampu dan meminta maaf atas lamanya waktu yang dia butuhkan untuk menyelesaikannya dengan beralasan bahwa soal tersebut “sedikit lebih sulit daripada biasanya”. Kira-kira enam minggu sesudahnya, sang dosen datang ke rumah George sambil tergopoh-gopoh membawa tugas yang ia kumpulkan. Si empunya rumah sempat merasa tidak enak dan berpikir bahwa ia sudah melakukan kesalahan, namun ternyata…? Sang dosen memberitahunya bahwa apa yang ia pecahkan adalah dua soal statistika terkenal tinggi yang belum terpecahkan oleh siapapun. George menjadi orang pertama yang berhasil memecahkannya dan pekerjaannya dirangkum menjadi sebuah makalah untuk kemudian dipublikasikan oleh sang dosen. Tidak berhenti sampai di situ, tahun berikutnya saat George bingung menentukan topic disertasi, sang dosen berkata bahwa penyelesaian dua soal tersebut akan diterimanya sebagai disertasi… Kisah mengenai George Dantzig ini bahkan dipakai oleh seorang pendeta di masa itu sebagai bahan khotbah tentang kekuatan dari berpikir positif. Lebih lanjut lagi, sebuah film populer berjudul Good Will Hunting dibuat pada 1997 berdasarkan kisah George Dantzig.
Read rest of entry

:: Puisi Matematika ::

Rasa sayangku padamu bagaikan bilangan positif Tak memiliki ujung bak lingkaran Begitu besar bagai bilangan berpangkat tak terhingga Takkan terbagi-bagi laksana bilangan pirma Engkau begitu istimewa, seistimewa bilangan kelipatan 9 Bila tak di sampingmu ku merasa kosong Tak menentu bagaikan bilangan imajiner Cintaku selalu tegak, setegak garis singgung lingkaran terhadap jari-jarinnya Akan selalu utuh, seutuh bilangan bulat Takkan terpecah bagai bilangan cacah Ku harap... rasa sayangku dan sayangmu bagaikan sisi bujur sangkar Memiliki besar cinta yang sama seperti sudut-sudut segitiga sama sisi Tak berliku-liku bagai metode sinus cosinus ---------------------------------------------------------------------------------------
Read rest of entry

Bangun Datar ' SEGITIGA '

Bangun datar dalam matematika disebut bangun geometri. Salah satu bangun datar yaitu SEGITIGA. Segitiga merupakan bangun geometri yang dibentuk oleh 3 buah garis saling bertemu dan membentuk 3 buah titik sudut. Bangun segitiga dilambangkan dengan ∆. Jumlah sudut pada segitiga besarnya 180⁰. Jenis-jenis segitiga : a. Segitiga Sama Sisi mempunyai 3 sisi sama panjang. mempunyai 3 sudut sama besar yaitu 60⁰. mempunyai 3 simetri lipat. mempunyai 3 simetri putar.
b. Segitiga Sama Kaki mempunyai 2 sisi yang berhadapan sama panjang. mempunyai 1 simetri lipat. mempunyai 1 simetri putar.
c. Segitiga Siku-Siku mempunyai 2 sisi yang saling tegak lurus. mempunyai 1 sisi miring. salah satu sudutnya adalah sudut siku-siku yaitu 90⁰. tidak mempunyai simetri lipat dan putar.
Read rest of entry

Senin, November 26, 2012

_5 Cara Mudah Belajar Matematika_

Matematika memang menjadi momok selama ini.Matematika dianggap sebagai mata pelajaran yang sulit, rumit, dan penuh aneka macam rumus yang bisa membuat kepala menjadi botak,,Hee Lebay dikit gpp kan??. Tapi Tidak ada salahnya kita belajar Matematika. " Setiap orang tak harus Pandai Matematika, kalo semua orang pandai matematika mana mungkin ada kuli bangunan??? " hhe :v Berikut cara cepat belajar matematika : 1. Luruskan Niat Dalam belajar, hal pertama yang mesti dilakuin adalah " Luruskan Niat" . Maksudnya begini pertama kalian harus tahu tujuan kalian belajar itu untuk apa dlu, janganlah belajar hanya untuk mendapatkan nilai bagus dalam mengikuti ujian matematika.Nilai bagus bisa didapatkan dengan mudah, nyontek teman misalnya, atau bikin kepekan.Ohh tidak banget dech.. jangan dilakuin ya teman-teman!! Maka dari itu niatkan belajar matematika untuk menambah pengetahuan kita. Dengan belajar matematika, secara tidak tidak langsung otak kita akan terasah dalam mengerjakan materi peljaran yang lain. Sekali lagi ingat yang terpenting itu PROSES bukan HASIL. 2. Jangan Katakan Tidak Sebelum Mencoba Buang jauh-jauh kata-kata itu. Saya yakin kalian semua pasti bisa mengerjakan. Jangan katakan tidak sebelum mencoba. Biar mudah kalian pelajari soal-soal yamg mudah dulu. Ibaratnya mengasah kemampuan awal. Dalam belajar memang butuh proses, asal ada kemamuan pasti ada jalan. Jika menemui kesulitan jangan takut untuk bertanya pada teman atau guru kalian. 3. Berdoa Dalam usaha juga harus disertai dengan doa. Sebelum belajar biasakanlah untuk berdoa terlebih dahulu, mudah-mudahan Allah SWT melancarkan dan memudahkan apa yang ingin kamu pelajari. Ingat Allah tidak akan memberikan kesulitan diluar batas kemampuan kita. Segala sesuatu akan menjadi mudah jika kalian yakin, yakin bahwa setiap kesulitan bisa diatasi. 4. Sabar Sabar itu kunci keberhasilan. Orang sabar disayang Tuhan. Sabar dalam belajar, sabar dalam memecahkan persoalan, sabar dalam melaksanakan segala sesuatu. 5. Banyak latihan dalam belajar. Untuk menjadi bisa, tentu kalian harus banyak latihan belajar. Tidak perlu meluangkan waktu banyak untuk belajar, cukup sedikit waktu namun tetap kontinyu dan konsisten. Matematika adalah ilmu hitung, tentu akan semakin belajar matematika jika banyak latihan berhitung,mengerjakan soal-soal,karena jika sudah terbiasa mengerjakan jika menemui soal yang sama akan lebih mudah dalam mengerjakan, karena sebelumnya sudah pernahmenyelesaikan soal yang sama.
Read rest of entry